SURABAYA – Pilarmaritim.com – Mahasiswa baru Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya mendapat pembekalan penting tentang menjaga toleransi dan mencegah berkembangnya paham intoleransi maupun radikalisme dalam kehidupan kampus.
Materi tersebut disampaikan Kasat Binmas, Kompol Ris Adian Yudha, S.H., S.I.K., M.I.K., dalam rangkaian Program Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (Prodammaba) UHT di Gedung GSG UHT, Rabu (26/8/2026).
Di hadapan mahasiswa baru, Kompol Ris Adian Yudha mengajak generasi muda untuk tidak hanya memahami keberagaman, tetapi juga mampu menjadikannya sebagai kekuatan dalam menjaga persatuan.
Ia menjelaskan bahwa intoleransi dan radikalisme dapat tumbuh ketika seseorang mulai menutup diri terhadap perbedaan, mudah menerima informasi tanpa melakukan pengecekan, serta terpengaruh oleh ajakan yang berpotensi memecah belah persatuan.
Karena itu, mahasiswa baru didorong untuk memiliki pola pikir kritis, tidak mudah terprovokasi, serta mampu menyaring berbagai informasi yang beredar, terutama di tengah derasnya arus informasi melalui media sosial.
“Mahasiswa harus mampu menghargai perbedaan, menjaga persatuan dan tidak mudah terpengaruh oleh paham yang dapat memecah belah kehidupan bermasyarakat,” demikian pesan yang disampaikan dalam pembekalan tersebut.
Suasana pembekalan berlangsung interaktif. Mahasiswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga diajak memahami bagaimana sikap toleransi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari lingkungan kampus hingga kehidupan bermasyarakat.
Pembekalan ini menjadi salah satu bagian penting dalam Prodammaba UHT untuk membentuk karakter mahasiswa baru yang terbuka, toleran dan bertanggung jawab.
Dengan bekal tersebut, mahasiswa diharapkan mampu menjadi generasi muda yang tidak mudah terprovokasi, menjunjung tinggi keberagaman, serta ikut menjaga suasana kampus yang aman, damai dan kondusif.
